Rabu, 17 Oktober 2012

Nikah?










































Alhamdulillah. sy sudah mendirikan Masjid. Tercapai target sy utk bernikah pada usia 25 tahun. Alhamdulillah Allah permudahkan segalanya. Telah tertulis segalanya di Luf Mah Fuz. Jodoh itu rahsia Allah? ye. memang jodoh itu rahsia Allah. tanggal 23 ogos 2012 sy sah bergelar seorang suami.

Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim. Selawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAamiin ya Rabbal'alamin.


Wahai istriku,ku teringat sebuah kewajiban yang harus ku tunaikan sebagai seorang suami, sebagai seorang nahkoda dalam kapal kita, sebagai seorang pemimpin dalam rumah tangga kita.

Wahai istriku, ku akan berusaha menjadi suami yang baik, yang menyayangimu yang berusaha untuk berta’awun (saling tolong menolong) dalam kebaikan.

Wahai istriku,ku akan selalu berusaha membuat dirimu senang, sebagaimana ku senang jika diperlakukan seperti itu. Diantaranya ku akan berusaha selalu tampil kemas, wangi dihadapan dirimu. Sebagaimana ku senang jika ku diperlakukan seperti itu.

Wahai istriku,jika engkau melihat dari diriku rasa cemburu itu bukti rasa cintaku padamu.Yang dengan itu, aku berusaha menjaga dan mencintaimu,semoga dengan sebab kecemburuanku yang syar’i menjadi sebab terjaganya dirimu,ku ingin seperti Sa’ad bin Ubadah bahkan ku ingin seperti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Wahai istriku,engkau dalam pandanganku seorang yang sangat berharga bagi diriku,rupa yang luar biasa, ketaatanmu yang membuat diriku tambah mencintai dirimu. Engkau diantara anugrah yang terbesar yang Allah berikan kepada diriku, sebagaimana Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “ Dunia adalah perhiasan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang solehah ” (HR Muslim)

Wahai istriku,kebaikanmu begitu besar kepada diriku,kasih sayang dan kelembutanmu,ketaatan dan kesetiaanmu,layanan dan pengorbananmu begitu terasa oleh diriku,wahai istriku,semoga Allah membalas kebaikanmu dengan masukkanmu kedalam surga-Nya.

Wahai istriku,ingatkanlah jika suamimu keliru,jika ada hakmu yang terlalaikan, wahai istriku jangan engkau ragu untuk menasihatiku jika suamimu ini keliru,jika suamimu salah,wahai istriku ku ingin rumahtangga kita dibangun diatas saling menasihati di dalam ketaatan kepada Allah,karena atas dasar inilah agama kita dibangun. sebagaimana Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda “Agama itu adalah nasihat” (HR Muslim)

Wahai istriku,ku ingin hubungan kita dibangun atas saling percaya dan saling berkhusnudzan (berberbaik sangka) satu dengan yang lainnya, kerana dengan sebab inilah akan menutup celah hal-hal yang akan menimbulkan hubungan kita tidak harmoni.

Wahai istriku,ku akan melangkahkan kaki ini, mengerahkan tenaga mencari rezeki yang halal yang Allah tetapkan untuk diriku, sebagai tanggungjawab seorang suami untuk menafkahi anak dan istrinya.

“ Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya.Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya “ (QS. Ath-Thalaq : 7)

Wahai istriku,ku akan selalu berusaha bergaul dengan pergaulan yang baik dengan dirimu,dengan kelembutan dan kasih sayang,dengan tutur kata yang sopan dan etika yang baik,dengan mendengar dan menghargai pendapatmu,dengan membantu dan meringankan pekerjaanmu,dengan bersikap yang baik dan menjaga perasaanmu,wahai istriku maafkan suamimu jika masih jauh dari hal itu,ku ingin berusaha berbuat yang terbaik untuki dirmu.

Wahai istriku,ku ingin engkau akrab dengan kedua orang tuaku. Wahai istriku mulailah dengan berlaku lemah lembut kepadanya,membantu pekerjaannya,niscaya engkau akan disayang seperti anaknya sendiri.

Wahai istriku semoga Allah menjaga dan merahmati rumahtangga kita diatas ketaatan kepada Allah Azza Wa Jalla hingga akhir hayat kita,dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya.

♥SALAM SANTUN UKHUWAH♥

uhibbuki fillah abadan abada.

0 comments: